jump to navigation

Dosa Besar Mendustakan Nasab June 21, 2010

Posted by anandakemas in Sejarah Palembang Darussalam.
Tags:
2 comments

Assalammu’alaikum wr wb

Memalsukan keturunan seorang anak (nasabnya) kepada yang bukan ayahnya adalah haram hukumnya. Dengan kata lain, mengaitkan garis keturunan kepada yang bukan bapaknya atau mengaitkan diri pada suatu suku (kaum) yang bukan kaumnya dilarang dalam agama Islam.

Dari Abu Bakar r.a, Rasulullah bersabda:

“Barang siapa mengaku keturunan (menggandengkan nama ayahnya) kepada yang bukan ayahnya, sementara dia sendiri mengetahuinya, maka surga haram baginya. (HR. Bukhori dan Muslim)

Wahai sahabatku sekalian mengapa saya mengangkat tulisan ini? Hal ini terjadi karena beberapa waktu ini tiba-tiba saya menemukan nama leluhur saya tercantum dalam salah satu website family tree, tanpa ada kejelasan mengenai keturunan kebawahnya. Entah siapa yang menulisnya. Namun nyata sekali bahwa sang penulis pun kekurangan data mengenai nama leluhur mereka, hal ini dapat terlihat ada 2 generasi yang tidak dapat mereka tuliskan namanya.

Mohon di cek di situs ini:

http://uz.rodovid.org/wk/Special:Tree/388852

Jelas terlihat bahwa penulis memaksakan nasab keluarga mereka, karena tak jelas siapa yang disebut dalam silsilah itu.

Oleh karena itu saya menghimbau agar sahabat sekalian jangan sampai terkecoh jika suatu saat menemukan silsilah seperti itu. Hingga saat ini belumlah dapat dibuktikan apa yang tertulis dalam situs tersebut. Jadi harap berhati-hatilah.

Terimakasih,

Wassalam

Advertisements