jump to navigation

Mengenal Maenpo Aliran Sabandar October 7, 2013

Posted by anandakemas in Foto.
trackback

Sabandar Di sini penulis tidak akan membahas sejarah mengenai Sabandar, salah satu aliran beladiri yang cukup populer di Jawa Barat, sebab sudah banyak artikel yang menceritakan tentang asal muasal lahirnya sistem beladiri ini. Bila diklasifikasikan berdasarkan pola penempaannya, Sabandar dan hampir seluruh aliran beladiri di Jawa Barat, termasuk dalam klasifikasi beladiri internal. Artinya beladiri ini dilatih melalui pengembangan kemampuan tubuh secara maksimal tanpa menggunakan alat bantu lain selain dari apa yang sudah dimiliki oleh masing-masing individu.

Sebagai perbandingan penulis mengambil contoh aliran Cimande. Aliran yang juga berasal dari Jawa Barat ini masuk dalam klasifikasi beladiri eksternal karena pola latihannya melakukan penempaan fisik dengan bantuan alat dari luar.

Kembali lagi ke Sabandar. Hingga saat ini, aliran Sabandar menjadi salah satu aliran beladiri yang paling banyak mempengaruhi perkembangan beladiri tradisional di Indonesia. Meskipun belakangan perkembangan aliran Sabandar cenderung mengarah ke unsur tenaga dalam (kontak non-fisik), pada awalnya sistem beladiri ini murni bersifat fisik.

Sebagai suatu sistem beladiri, aliran Sabandar memiliki ciri khas memanfaatkan tenaga lawan sebagai dasar untuk melakukan pembelaan diri. Ada 2 cara seorang praktisi Sabandar dalam memanfaatkan tenaga lawan tersebut:

  1. Menyalurkan tenaga lawan tanpa merusak aliran tenaganya.
  2. Menyerap tenaga lawan sehingga seolah-olah tenaga tersebut hilang.

Kedua hal ini dapat dicapai melalui proses latihan manipulasi gerakan kontraksi dan pelemasan otot yang dilakukan berulang-ulang, sehingga meningkatkan sensitifitas rasa dalam mengenali aliran tenaga.

Dalam aliran Sabandar yang dipelajari oleh penulis, pola latihannya dibagi menjadi 2:

  1. Jurus, yaitu proses internalisasi kaidah-kaidah Sabandar yang dilakukan melalui latihan pengulangan gerakan secara individu.
  2. Usik, proses latihan aplikasi penerapan kaidah Sabandar yang dilakukan bersama dengan partner latihan.

Sabandar Cikaret

Berikut adalah beberapa aliran beladiri di Jawa Barat yang mendapatkan pengaruh dari Sabandar:

  • Cikalong Pasar Baru, dari jalur Rd. H. O. Soleh (Gan Uweh) dan Rd. Didi Muhtadi
  • Suliwa, yang diciptakan oleh Rd. Obing Ibrahim
  • Sanalika, yang diciptakan oleh Rd. Utuk Sumadipraja

Demikian sekilas perkenalan mengenai aliran Sabandar yang penulis pelajari dari salah seorang tokoh di wilayah Cianjur, Jawa Barat.Jakarta, 7 Oktober 2013 Ditulis oleh Megatian Ananda Kemas, S.Psi

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: